Blog Rahimah Model Busana

Jumat, 15 Februari 2013


Kita sudah digariskan menjadi guru… jangan biarkan biasa-biasa saja
2. Gambar ragam hias Garis
Menggambar ragam hias garis
Garis adalah salah satu unsur  karya seni rupa, dapat kita jadikan sebagai elemen dasar  membuat ragam hias ataupun menggambarkan sesuatu bentuk-bentuk geometris seperti segi tiga, lingkaran, segi empat yang pada dasarnya terbentuk dari garis.

Diantara garis yang dapat kita jadikan sebagai bahan dasar menggambar hiasan/motif, adalah : garis lurus, garis lengkung, garis putus-putus, garis patah-patah.
Dalam pembelajaran seni budaya (rupa) di kelas VII kita perlu melatihkan pada anak didik kita tentang unsur seni rupa ini.
Dengan menggambar garis, diharapkan siswa akan terlatih imajinasinya, kreativitasnya, memahami karakteristik masing-masing garis sehingga nantinya mereka dapat menerapkannya pada sesuatu karya yang memerlukan motif hiasan.
Mintalah siswa membuat bidang-bidang persegi empat       pada kertas gambar ukuran 21X28 Cm (letter) sebanyak 20 kotak @=5×5 Cm
Selanjutnya anak didik kita mengisi masing-masing kotak dengan aneka garis menggunakan spidol kecil warna pilih satu saja misalnya biru tua atau hitam
Setiap kotak tidak boleh ada yang sama bentuknya, tidak boleh sama/meniru orang lain. Jika ada 36 siswa maka bedalah semua gambar pada kotaknya tetapi yang sama hanya unsur-unsur gambarnya saja yaitu garis lurus, lengkung, patah, putus-putus, titik-titik.
Karyanya dapat kita lihat pada contoh karya siswa kelas VII SMP Negeri 14 Depok
1. Karya Kelas VII.1




2. Karya Kelas VII.2








3. Kelas VII.4







 

Diposting oleh Unknown di 23.48 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Kode Etik Guru

PEMBUKAAN
Dengan rahmat Tuhan yang Maha Esa guru Indonesia menyadari bahwa
jabatan guru adalah suatu profesi yang terhormat dan mulia. Guru mengabdikan
diri dan berbakti untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan
kualitas manusia Indonesia yang bermain, bertakwa dan berakhlak mulia serta
mengusai ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dalam mewujudkan masyarakat
yang maju, adil, makmur, dan beradab.
Guru Indonesia selalu tampil secara profesional dengan tugas utama
mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih menilai dan
mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan
formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru Indonesia memiliki
kehandalan yang tinggi sebagai sumber daya utama untuk mewujudkan tujuan
pendidikan nasional yaitu berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi
manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak
mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta me
Baca selengkapnya »
Diposting oleh Unknown di 11.50 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Contoh Kode Etik Guru

PEMBUKAAN
Dengan rahmat Tuhan yang Maha Esa guru Indonesia menyadari bahwa
jabatan guru adalah suatu profesi yang terhormat dan mulia. Guru mengabdikan
diri dan berbakti untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan
kualitas manusia Indonesia yang bermain, bertakwa dan berakhlak mulia serta
mengusai ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dalam mewujudkan masyarakat
yang maju, adil, makmur, dan beradab.
Guru Indonesia selalu tampil secara profesional dengan tugas utama
mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih menilai dan
mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan
formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru Indonesia memiliki
kehandalan yang tinggi sebagai sumber daya utama untuk mewujudkan tujuan
pendidikan nasional yaitu berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi
manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak
mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta menjadi warga negara yang
demokratis dan bertanggung jawab.
Guru Indonesia adalah insan yang layak ditiru dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, khususnya oleh peserta didik yang
dalam melaksanakan tugas berpegang teguh pada prinsip “ing ngarso sung
tulodho, ing madya mangun karso, tut wuri handayani”. Dalam usaha
mewujudkan prinsip-prinsip tersebut guru Indonesia ketika menjalankan tugastugas
profesional sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi.
Guru Indonesia bertanggung jawab mengantarkan siswanya untuk
mencapai kedewasaan sebagai calon pemimpin bangsa pada semua bidang
kehidupan. Untuk itu, pihak-pihak yang berkepentingan selayaknya tidak
mengabaikan peranan guru dan profesinya, agar bangsa dan negara dapat tumbuh
sejajar dengan bangsa lain di negara maju, baik pada masa sekarang maupun masa
yang akan datang. Kondisi seperti itu bisa mengisyaratkan bahwa guru dan
profesinya merupakan komponen kehidupan yang dibutuhkan oleh bangsa dan
negara ini sepanjang zaman. Hanya dengan tugas pelaksanaan tugas guru secara
profesional hal itu dapat diwujudkan eksitensi bangsa dan negara yang bermakna,
terhormat dan dihormati dalam pergaulan antar bangsa-bangsa di dunia ini.
Peranan guru semakin penting dalam era global. Hanya melalui bimbingan
guru yang profesional, setiap siswa dapat menjadi sumber daya manusia yang
berkualitas, kompetetif dan produktif sebagai aset nasional dalam menghadapi
persaingan yang makin ketat dan berat sekarang dan dimasa datang.
Dalam melaksanakan tugas profesinya guru Indonesia menyadari
sepenuhnya bahwa perlu ditetapkan Kode Etik Guru Indonesia sebagai pedoman
bersikap dan berperilaku yang mengejewantah dalam bentuk nilai-nilai moral dan
etika dalam jabatan guru sebagai pendidik putera-puteri bangsa.
Diposting oleh Unknown di 11.45 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Postingan Lebih Baru Beranda
Langganan: Komentar (Atom)

Arsip Blog

  • ▼  2013 (3)
    • ▼  Februari (3)
      • Kita s...
      • Kode Etik Guru
      • Contoh Kode Etik Guru

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku
Tema Kelembutan. Diberdayakan oleh Blogger.